PENUTUPAN FESTIVAL BAMBU MAGETAN DJADOEL II & PENYERAHAN SERTIFKAT DIKDAS BP 13.20 KWARCAB MAGETAN

PENUTUPAN FESTIVAL BAMBU MAGETAN DJADOEL II & PENYERAHAN SERTIFKAT DIKDAS BP 13.20 KWARCAB MAGETAN

KWARCABMAGETAN.COM - Magetan, 6 Juli 2025 Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai penutupan rangkaian acara Festival Bambu Magetan Djadoel II dan Festival Pencak Silat Dandim Cup 2 yang digelar meriah di Kabupaten Magetan pada Minggu, 6 Juli 2025. Kegiatan spektakuler ini resmi ditutup oleh Komandan Kodim 0804/Magetan, Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P., yang turut mengapresiasi peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga budaya dan semangat kebersamaan.

Dalam penutupan yang berlangsung hangat dan penuh apresiasi itu, diumumkan pula para juara Festival Bambu Magetan Djadoel II yang telah menampilkan kreativitas dan inovasi terbaik dalam pengolahan serta pemanfaatan bambu sebagai warisan budaya lokal. Tiga pemenang utama yang berhasil menyabet penghargaan adalah:

  1. Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan

  2. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Magetan-Ponorogo

  3. Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Magetan

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pembinaan karakter generasi muda. Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pula penyerahan sertifikat kelulusan Pendidikan dan Pelatihan Brigade Penolong 1320 bagi para anggota Pramuka Penegak yang telah menunjukkan dedikasi dan ketangguhan selama masa pelatihan.

Sertifikat diberikan secara simbolis oleh Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Magetan, Kak Saif Muchlissun, kepada dua perwakilan peserta terbaik, yakni:

  • Reyvaldo Raditya Bagaskara dari SMAN 3 Magetan

  • Aulia Nur Dianshah Kusuma Dewi dari SMK Penerbangan Angkasa Lanud Iswahjud

Kak Saif Muchlissun memberi pesan dan harapan agar para anggota Brigade Penolong 1320 yang baru ini mampu mengamalkan ilmu, wawasan, dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan, serta menjadi pribadi yang siap berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan dan tanggap bencana.

"Semoga adik-adik yang sudah menjadi anggota Brigade Penolong 1320 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Magetan dapat menjadikan bekal tersebut bermanfaat bagi diri sendiri, bangsa, dan Gerakan Pramuka. Terlebih, meningkatkan kualitas pertolongan dan penanganan bencana di masa mendatang," ujar Kak Saif dengan penuh semangat.

Penutupan festival ini menjadi refleksi keberhasilan pemerintah daerah, TNI, organisasi pendidikan, dan Gerakan Pramuka dalam membangun sinergi lintas sektor demi menciptakan ruang kreatif dan produktif bagi masyarakat. Magetan kembali membuktikan diri sebagai kabupaten yang kaya akan budaya, berjiwa sosial tinggi, dan tangguh dalam membina generasi muda yang peduli lingkungan dan kemanusiaan.

Dengan demikian, berakhir sudah gelaran Festival Bambu Magetan Djadoel II dan Festival Pencak Silat Dandim Cup 2 tahun ini. Semoga semangat gotong royong, cinta budaya, dan solidaritas sosial yang ditanamkan dalam festival ini terus tumbuh dan mengakar kuat di hati masyarakat Magetan.

Pewarta: Pewarta Cikal

Editor: (pw)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow